<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Setiawanheru's Weblog</title>
	<atom:link href="http://setiawanheru.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://setiawanheru.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<pubDate>Fri, 23 May 2008 08:57:21 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>Internet Marketing, Why Not?</title>
		<link>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/05/12/internet-marketing-why-not/</link>
		<comments>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/05/12/internet-marketing-why-not/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 06:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>setiawanheru</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<category><![CDATA[affiliate marketing]]></category>

		<category><![CDATA[asian brain]]></category>

		<category><![CDATA[contoh internet marketing]]></category>

		<category><![CDATA[google's adsense]]></category>

		<category><![CDATA[Internet marketing]]></category>

		<category><![CDATA[tentang internet marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setiawanheru.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Internet marketing secara online]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Dunia Internet</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Internet Marketing</span></strong><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">: Dunia teknologi informasi,<span>  </span>hingga saat ini berkembang sangat pesat dan laksana air bah yang sulit terbendung. Dengan teknologi ini orang dapat bertukar informasi antar kota, antar Negara bahkan antara benua, walaupun tidak saling mengenal satu sama lain, seakan tanpa sekat, seakan kita berhadapan langsung.</span></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Salah satu bentuk teknologi informasi yang paling popular sebagai dunianya informasi, adalah <strong>Internet. </strong>Dengan menggunakan internet, orang bisa mencari informasi apa saja yang dibutuhkan, bahkan informasi yang menurut anda tidak pentingpun, ketika anda iseng-iseng mencoba mencari tahu, anda akan<span>  </span>mendapatkan disana. Mula dari informasi mengenai Cacing, Keong, Kuda, Hewan Ternak, Pupuk, Sekolah, Pajak, Peta, Film, Game, Senjata, Batu, dan lain-lain, akan anda dapatkan dengan mudah, hanya dengan memencet tuts pada keyboard PC atau Laptop<span>  </span>anda. Orang juga bisa memanfaatkan internet sebagai alat komunikasi yang kita kenal dengan Email dan chating, bahkan yang lebih hebat orang bisa cari uang melalui internet, belanja atau bisnis lewat internet, sering kita dengar dengan istilah <strong>e-commerce.</strong></span></span></p>
<p><span id="more-43"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Pokoknya, internet menawarkan apa saja bagi kemudahan umat manusia, sebagai sumber informasi, alat komunikasi, hiburan dan bisnis.<span>  </span>Bagi anda yang sudah sering browsing di internet, pastinya sudah familiar betul dengan icon-icon di dunia per internetan, yaitu, Google, Yahoo,<span>  </span>instans messenger, chating, browsing, e-commerce<strong>, internet marketing</strong>, website, situs, Blog, dan lain-lain. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Memang, dalam segala hal, selain manfaat positif yang diberikan, pastinya ada hal-hal negatif yang akan muncul dari balik itu, dalam dunia internet, mereka muncul dalam bentuk pornografi, spam, informasi-informasi menyesatkan dan lain-lain, untuk itulah perlunya kehati-hatian bagi kita yang menggunakan internet. Bagi orang tua, suatu keharusan untuk selalu mendampingi anak-anak ketika <strong>browsing</strong> di internet.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Nah, sebagaimana telah diuraikan didepan, telah saya singgung sedikit mengenai bisnis atau perdagangan lewat dunia maya ini, yang kita kenal dengan e-commerce. </span><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Apa yang dimaksud dengan perdagangan atau bisnis di internet ini? </span><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Apa maksudnya berupa menawarkan barang – barang melalui Situs dengan i gambar-gambar serta penjelasan dan lalu orang beli via telepon, transfer dan barang diantar. </span><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Apa hanya itu yang dimaksud dengan bisnis di internet. Ternyata tidak, selain model ”konvensional”, yaitu dangangan di internet, ada cara lain orang dapat uang dari internet.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Internet Marketing</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Untuk mengetahui semua hal tersebut di atas, maka kita perlu mempunyai ilmu pengetahuan tentang <strong>internet marketing</strong>. </span><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Apa itu internet marketing, dapat saya gambarkan melalui contoh kasus dan penjelasan sebagai berikut di bawah ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Mungkin anda pernah berniat menjual suatu produk tapi merasa berat karena merasa tidak cukup modal untuk membuka toko (membangun sendiri atau menyewa). Nah, sebagai jalan keluar anda bisa membuka toko online, artinya anda cukup memajang barang-barang anda diinternet melalui sebuah web yang anda bangun sendiri. Ketika orang  membaca  web anda dan kemudian tertarik produk yang anda tawarkan dan selanjutnya dia akan membeli. Supaya produk anda yang dipajang di web dibaca orang, tentunya anda perlu teknik sendiri untuk memasarkan web/produk anda  kepada publik. Inilah salah satu contoh perlunya internet marketing.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Apakah anda  pernah memperhatikan ketika membuka google, ketika anda meng-klik salah satu kata kunci kemudian muncul beberapa alamat situs, nah situs-situs itu yang muncul di<span>  </span>google,  ada yang gratis alias tidak perlu bayar ke google dan ada yang harus bayar ke google supaya situs mereka muncul dihalaman google. Kenapa harus bayar? Karena, dengan munculnya situs di halaman google, berarti mendapat <span> </span>traffic pengunjung, dengan adanya traffic berarti iklan atau produk yang ada di situs ini sampai kesasaran calon konsumen, yaitu apabila pengunjung meng-klik situs tersebut dan kemudian tertarik dengan barang yang ditawarkan situs tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Tahukah anda, bahwa<span>  </span>untuk memperluas pasarnya, google merasa perlu mengajak situs-situs lain, termasuk situs anda (apabila ada) untuk memasang iklan google di situs mereka atau situs anda, dan tentunya tidak gratisan, karena Google akan membayar pemilik situs, yang situsnya dikunjungi orang dan orang tersebut kemudian meng-klik iklan-iklan google yang ada disitus tersebut. Itulah yang kita kenal dengan nama <span> </span><strong>Google’s Adsense.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Selain Google’s Adsense, ada bentuk lain yang akan saya jelaskan melalui<span>  </span>ilustrasi sebagai berikut. Umpamanya anda mempunyai produk yang akan diual melalui situs anda. Nah supaya jangkauan pemasaran produk lebih luas, anda merasa tidak efektif kalau hanya mengiklankan sendiri melalui situs anda, makanya anda mengundang situs lain untuk ikut memasarkan produk anda. Apabila orang tersebut berhasil menjual produk anda melalui situsnya, maka ia akan mendapat komisi dari anda. Bahkan apabila ada merupakan perusahaan bonafid dan besar,<span>  </span>ada akan berani membayar apabila ada pengunjung yang mengklik iklan produk anda di situs yang mengiklankan pruduk anda tersebut, inilah yang kita kenal dengan istilah <strong>affiliate marketing</strong>. Dengan affiliate marketing orang yang tidak punya produk pun bisa mempunyai penghasilan dari internet. Selanjutnya, tinggal terserah anda, mau berada diposisi mana, jadi yang menjual produk atau cukup menjadi affiliate marketers<strong>.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Gambaran di atas, hanya sebagai kecil dari dunia internet marketing, masih banyak hal lain yang bisa kita gali disana, misalnya mengenai variasi bentuk affiliate marketing,<span>  </span>skema pembayaran, bagaimana caranya mengikuti google’s adsense, affiliate marketing dan sebagainya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Sekolah Internet Marketing</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Bagaimaan cara mempelajari itu semua? Mudah, ”belajar!”. Bagaimana cara belajar, anda bisa ikut kursus pembuatan website dan cari informasi disana tentang seluk - beluk internet marketing,<span>  </span>atau anda juga bisa beli buku tentang internet marketing, atau anda bisa cari dan download gratis di internet, saya yakin banyak <span> </span>disana. Atau, apabila anda bingung, saya sarankan untuk<span>  </span>sekolah <strong>internet marketing </strong>berbayar secara on line. Pasti anda akan bertanya, apa bedanya dengan modul-modul internet marketing yang bisa didapatkan secara gratis atau buku-buku yang mungkin bisa lebih murah<strong>?</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Memang betul anda dapat dengan mudah mendapatkan modul-modul belajar yang <span> </span>gratis,<span>  </span>tapi mengingat materinya terpisah-pisah atau <span> </span>sepotong-sepotong dan tersebar di berbagai situs, <span> </span>mungkin anda akan lelah, bingung dan bisa frustasi, mau belajar mulai dari mana?. Demikian juga kalau anda akan belajar melalui buku, anda harus membeli banyak buku, karena materinya sangat banyak dan beragam. Umumnya, satu buku hanya membahas satu materi, misalnya buku tentang ”Bagaimana membuat website”. Namun, dengan sekolah internet ini<span>  </span>anda akan mendapatkan berbagai macam modul mulai dari nol sampai anda mahir secara berurutan dan disini anda bisa interaktif mengajukan pertanyaan kepada<span>  </span>tim pengajarnya via email. Dan, disini terserah anda kapan mau berhenti sesuai tingkat kebutuhan anda akan ilmu internet marketing.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Mengenai internet marketing, tempat belajar secara online yang saya kenal adalah  <strong>Asian Brain IMC.Com, </strong>itu lho sekolah online milik <span> </span><strong>Anne Ahira</strong>. Siapapun yang telah menggeluti dunia internet khususnya internet marketing, pastilah tahu nama <strong>Anne Ahira</strong>. Sebagai perbandingan, kalau di bidang telematika anda kenal <strong>Roy Suryo</strong>, di bidang internet marketing, <span> </span><strong>Anne Ahira </strong>lah orangnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Di sekolah ini, anda akan banyak mendapatkan hal-hal <span> </span>yang selama ini mungkin sama sekali tidak pernah terbayangkan (bagi anda yang masih baru sekali tentang internet marketing). Disini, anda akan dibimbing bagaimana membuat website, kemudian bagaimana ”menghidupkan” website anda, bagaimana teknik mencari dan membuat tulisan untuk konten web anda,<span>  </span>teknik SEO (search engine optimation) suatu teknik agar website anda bisa ”terkenal” di google, affiliate program, google’s adsense, membuat niche, dan lain-lain, pokoknya banyak sekali.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Selanjutnya,<span>  </span>kalau anda berminat mempelajari internet marketing, semua keputusan ada pada anda sendiri, sebelum anda memutuskan alternatif<span>  </span>cara bagaimana belajar internet marketing, saya sarankan silahkan anda klik di <strong><a title="Asian Brain Internet Marketing" href="http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=338072" target="_blank">Asian Brain Internet Marketing </a></strong>dan baca modul promonya (gratis) disana, pelajari dan baru putuskan. Model apa yang paling cocok buat anda untuk belajar internet marketing, apakah melalui buku yang dapat anda beli ditoko2 buku terdekat, download gratis atau bergabung dengan Asian Brain Internet Marketing atau sekolah-sekolah online / off line, sesuai pilihan anda. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Jadi,<span>  </span>ditengah krisis dan kesulitan ekonomi yang melanda negeri kita, mengapa kita tidak mencoba menggeluti yang satu ini? <span> </span>Internet marketing, siapa tahu, hanya Tuhan yang tahu, justru disinilah anda akan menemukan pencerahan, sebuah dunia<span>  </span>baru yang cocok dengan anda.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Internet Marketing, Why Not?<span>    </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Setiawan Heru</span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/setiawanheru.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/setiawanheru.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/setiawanheru.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/setiawanheru.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/setiawanheru.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/setiawanheru.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/setiawanheru.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/setiawanheru.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/setiawanheru.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/setiawanheru.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/setiawanheru.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/setiawanheru.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=setiawanheru.wordpress.com&blog=3338941&post=43&subd=setiawanheru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/05/12/internet-marketing-why-not/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/setiawanheru-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">setiawanheru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sertifikat Tanah</title>
		<link>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/11/hukum/</link>
		<comments>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/11/hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 08:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>setiawanheru</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<category><![CDATA[hak atas tanah]]></category>

		<category><![CDATA[sertifikat tanah]]></category>

		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setiawanheru.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[
MENGENAL LEBIH DEKAT  SERTIFIKAT TANAH
 
 
Berbicara mengenai sertifikat hak atas tanah – untuk selanjutnya dalam tulisan ini saya sebut saja  “sertifikat tanah” -  saya yakin bahwa bagi sebagian besar dari kita,  ini bukanlah suatu hal yang asing.  Namun, apakah kita sudah benar-benar memahami dan menyadari mengenai apa manfaat sesungguhnya dari sebuah sertifikat tanah,  informasi apa saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:16pt;font-family:Tahoma;">MENGENAL LEBIH DEKAT<span>  </span>SERTIFIKAT TANAH</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Berbicara mengenai sertifikat hak atas tanah – untuk selanjutnya dalam tulisan ini saya sebut saja<span>  </span>“sertifikat tanah” - <span> </span>saya yakin bahwa bagi sebagian besar dari kita,<span>  </span>ini bukanlah suatu hal yang asing.<span>  </span>Namun, apakah kita sudah benar-benar memahami dan menyadari mengenai apa manfaat sesungguhnya dari sebuah sertifikat tanah, <span> </span>informasi apa saja yang terdapat dalam sebuah sertifikat sertifikat <span> </span>dan apa konsekuensi hukumnya apabila kita tidak segera mensertifikatkan tanah kita ? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita simak bersama beberapa hal yang wajib kita ketahui terkait dengan sertifikat tanah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">SERTIFIKAT TANAH</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Secara fisik sertifikat tanah dibagi atas beberapa bagian, yaitu :<span>  </span><strong>Sampul Luar, Sampul Dalam, Buku Tanah dan<span>  </span>Surat Ukur/Gambar Situasi (GS). N</strong>amun dalam praktek sehari-hari<span>  </span>orang sering hanya menyebut <strong>Buku Tanah dan Surat Ukur / GS</strong>.<span>   </span>Dalam sebuah sertifikat tanah dijelaskan atau dibuktikan beberapa hal, antara lain yaitu :<span>  </span>jenis hak atas tanah dan masa berlaku hak atas tanah,<span>  </span>nama<span>  </span>pemegang hak, keterangan fisik tanah, beban di atas tanah<span>  </span>dan<span>  </span>peristiwa yang berhubungan dengan tanah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Jenis Hak Atas Tanah Dan Masa Berlaku</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"><span>                           </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Dalam sertifikat<span>  </span>tanah,<span>  </span>dapat diketahui <span> </span>mengenai jenis hak atas tanah yang bersangkutan, apakah itu merupakan <strong>Hak Milik,<span>  </span>Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, Hak Guna Usaha (HGU), atau Hak Pengelolaan,</strong> dan berapa lama hak tersebut berlaku, kecuali untuk hak milik yang tidak ada batas masa berlakunya. Informasi mengenai <strong>jenis hak atas tanah an masa berlaku</strong>, tertulis pada bagian Sampul Dalam (Buku Tanah) dan dikolom pertama<span>  </span>bagian atas dari Buku Tanah.<span>  </span></span></span></p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:Tahoma;">Pemegang Hak</span></strong><span style="font-family:Tahoma;">.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Nama pemegang hak dapat kita ketahui dalam Buku Tanah<span>  </span>kolom kedua bagian atas. Di dalam Buku Tanah juga dicatat dalam hal terjadi peralihan hak atas tanah. Misalnya, apabila terjadi transaksi jual beli, maka<span>  </span>nama pemegang<span>  </span>hak yang terdahulu akan dicoret<span>  </span>oleh pejabat yang berwenang (BPN)<span>  </span>dan selanjutnya dicantumkan pemegang hak yang baru dan begitu seterusnya, pokoknya nama pemegang hak yang lama dicoret dan nama<span>  </span>pemegang hak yang baru dicantumkan, sehingga dari sertifikat tersebut selalu dapat diketahui<span>  </span>siapa pemegang hak atas tanahnya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Namun dalam praktek<span>  </span>tidak semua berjalan sebagaimana seharusnya, sebab sering terjadi, setelah<span>  </span>transaksi jual beli tanah, pemilik tanah yang baru<span>  </span>lalai untuk melakukan<span>  </span>balik nama dengan .mendaftarkannya ke Kantor Pertanahan. Kelalaian seperti ini memang tidak diatur sanksi yang tegas, namun kasus seperti akan merugikan pemilik tanah yang baru (pembeli), karena bisa saja pemilik lama yang namanya masih tercatat di Kantor Pertanahan, mengurus kembali penerbitan sertifikatnya dengan alasan hilang dan selanjutnya<span>  </span>menjual lagi tanah tersebut kepada orang lain. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Keterangan Fisik </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Keterangan fisik suatu tanah dapat dilihat pada Surat Ukur/Gambar Situasi.<span>  </span>Disini kita bisa mengetahui mengenai luas tanah, panjang<span>  </span>dan lebar, bentuk fisik tanah,<span>  </span>letak dan batas-batas tanah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Beban Di Atas Tanah.<span>                                                                  </span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Dari suatu sertifikat juga dapat diketahui apakah ada beban di atas tanah tersebut. Maksudnya, apakah tanah tersebut sedang dalam keadaan diagunkan atau dijaminkan pada suatu bank atau <span> </span>apakah di atas sertifikat<span>  </span>tersebut terdapat hak lain, misalnya HGB di atas Hak Milik. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Peristiwa Yang Berhubungan Dengan Tanah</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Semua peristiwa yang berhubungan dengan tanah tersebut juga dicatat oleh Kantor Pendaftaran Tanah (KPT) dalam sertifikat tersebut, misalnya peristiwa jual beli, hibah, penyertaan daam suatu Perseroan Terbatas (PT), pewarisan dan sebagainya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">KEGUNAAN SERTIFIKAT </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Setelah kita memahami mengenai fisik dan kandungan materi<span>  </span>sertifikat tanah, maka selanjutnya hal penting lain yang perlu dipahami adalah mengenai manfaat dari sebuah sertifikat tanah? Secara umum kita semua tahu bahwa kegunaan dari sebuah sertifikat tanah adalah sebagai alat bukti bahwa si pemegang atau orang yang namanya disebut dalam sertifikat tanah, <span> </span>adalah orang yang berhak atas tanah yang bersangkutan. Namun, perlu juga untuk diketahui lebih jauh,<span>  </span>bahwa sertifikat tanah merupakan bukti hak atas tanah yang paling kuat<strong>. <span> </span>Dalam arti, <span> </span>bahwa selama<span>  </span>tidak ada alat bukti lain<span>  </span>yang membuktikan ketidak-benarannya, maka keterangan yang ada dalam sertifikat tanah haruslah dianggap benar, dengan tidak perlu<span>  </span>alat bukti tambahan</strong>. Sedangkan alat bukti lain, seperti<strong> </strong>misalnya,<strong><span>  </span>saksi-saksi, akta jual -<span>  </span>beli dan surat – surat keterangan pejabat, </strong>hanya<span>  </span>dianggap sebagai bukti permulaan yang harus dikuatkan oleh alat bukti lainnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"><span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Tahoma;">Untuk lebih jelasnya, <span> </span>saya sajikan sebuah ilustrasi sebagai berikut. Suatu saat anda terlibat sengketa tanah dengan pihak lain dan berujung pada pemeriksaan Hakim di pengadilan. Apabila anda telah memegang sertifikat tanah sebagai bukti hak atas tanah yang bersangkutan, maka jangan khawatir, <span> </span>anda aman. Anda hanya cukup menunjukkan sertifikat <span> </span>tersebut kepada Hakim sebagai alat bukti. <strong>Selanjutnya Hakim wajib menganggap dan menerima keterangan dalam sertifikat tersebut sebagai sesuatu yang benar. Namun disini ada pengecualian, apabila ternyata </strong>pihak lawan dapat membuktikan bahwa keterangan-keterangan yang ada dalam sertifikat tersebut tidak benar atau palsu. </span><span style="font-family:Tahoma;">Misalnya,<span>  </span>apabila ternyata kemudian pihak lawan dapat membuktikan bahwa data yang terdapat dalam sertifikat tersebut ternyata tidak benar atau palsu, maka sertifikat tanah anda tersebut dapat dibatalkan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Akan beda ceritanya apabila dalam kasus tersebut anda hanya dapat menunjukkan <strong>akta jual beli tanah, </strong><span> </span>disini <span> </span>Hakim tidak akan begitu saja menerima bukti yang anda ajukan, namun Hakim akan meminta beberapa bukti <span> </span>tambahan, seperti antara lain : saksi-saksi, keterangan – keterangan pejabat dan <span> </span>kuitansi-kuitansi, <span> </span>alat bukti mana dapat memperkuat posisi anda sebagai orang <span> </span>yang berhak atas tanah tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Lantas, bagaimana dengan tanda pajak seperti, <strong>petuk pajak bumi, girik, ketitir dan <span> </span>Ipeda</strong>,<span>  </span>apakah juga dapat dikatakan sebagai alat bukti hak atas tanah? Banyak orang menganggap bahwa surat-surat pajak juga <span> </span>merupakan bukti hak atas tanah seperti halnya sertifikat tanah, namun secara hukum surat-surat tanda pajak sebagaimana tersebut di atas bukanlah merupakan bukti hak atas tanah,<span>  </span>surat-surat tesebut hanya merupakan<span>  </span>bukti pembayaran pajak yang menginformasikan bahwa<span>  </span>yang<span>  </span>membayar pajak atau wajib pajak<span>  </span>adalah orang yang namanya<span>  </span>tercantum dalam surat pajak tersebut. Walaupun demikian, <span> </span>dalam prakteknya, surat – surat tanda pajak tersebut dapat diterima sebagai bukti hak atas tanah, namun harus ditunjang surat-surat lain seperti keterangan lurah<span>  </span>yang dikuatkan oleh Camat dan pengumuman kepada masyarakat luas.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">PENERBITAN SERTIFIKAT </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Setelah lebih memahami mengenai manfaat dan kegunaan dari sebuah sertifikat tanah, maka apabila tanah anda <span> </span>belum bersertifikat segeralah anda memperkuat dokumen-dokumen tanah yang anda miliki dengan mengajukan permohonan penerbitan sertifikat kepada pejabat yang berwenang.<span>  </span>Untuk itu, <span> </span>berikut<span>  </span>di bawah ini saya sampaikan gambaran umum mengenai proses pengajuan atau permohonan penerbitan sertifikat tanah.<span>     </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Untuk memperoleh sertifikat tanah diperlukan upaya, waktu dan biaya yang tidak sedikit, mulai dari<span>  </span>mengajukan permohonan, <span> </span>mempersiapkan bukti-bukti dan surat-surat yang diperlukan, serta menghadap pejabat-pejabat yang terkait.<span>  </span>Langkah pertama yang harus dilakukan adalah<span>  </span>dengan mendatangi kantor pertanahan kabupaten atau kotamaddya setempat untuk mendaftarkan tanah. Untuk ini anda diharuskan mengisi formulir – formulir tertentu yang disediakan dan melengkapi dokumen-dokumen yang terkait, seperti misalnya akta jual – beli,<span>  </span>akta hibah,<span>  </span>keterangan-keterangan pejabat atau dokumen-dokumen lain yang terkait.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"><span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Setelah semua persyaratan dipenuhi,<span>  </span>selanjutnya anda tinggal menunggu penyelesaiannya,<span>  </span>yang akan memakan waktu <span> </span>kurang lebihnya <span> </span>3 s/d 6 bulan, bahkan untuk kasus – kasus pengurusan tanah tertentu - misalnya yang <span> </span>menyangkut kewenangan pejabat yang lebih tinggi - bisa lebih dari itu. Namun,<span>  </span>selama masa menunggu tersebut,<span>  </span>saya sarankan anda jangan pasif, anda harus rajin <span> </span>dan tidak bosan-bosannya<span>  </span>menanyakan kepada<span>  </span>petugas yang mengurusnya dan demi keamanan dokumen tanah anda dan<span>  </span>agar lebih hemat <span> </span>biaya, saya <span> </span>sarankan untuk mengurusnya sendiri. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Memang dalam pelaksanaannya pengurusan sertifikat ini cukup sulit dan sangat merepotkan. Namun seandainya anda sibuk dan tidak sempat untuk mengurus sendiri, ada alternatif lain yang bisa ditempuh,<span>  </span>yaitu dengan menggunakan semacam biro jasa atau dapat juga melalui notaris, walaupun sebenarnya saya <span> </span>tidak menyarankan, demi keamanan dokumen tanah anda sendiri dan <span> </span>kemungkinan<span>  </span>biaya<span>  </span>yang dikeluarkan akan lebih besar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">Pertanyaan yang paling sering diajukan adalah adalah bagaimana seandainya kita hanya memiliki bukti – bukti berupa<span>  </span>surat-surat pajak seperti<span>  </span><strong>petuk pajak bumi, girik, ketitir dan <span> </span>Ipeda</strong>, apakah akan diakui dan diterima oleh p ejabat yang berwenang dalam rangka penerbitan sertifikat ? <span> </span>Terhadap tanah - tanah yang kepemilikannya bersifat turun temurun dari nenek moyang dan hanya memiliki dokumen berupa tanda pajak seperti <strong>girik ,</strong> <strong>petuk pajak bumi, girik, ketitir dan <span> </span>Ipeda</strong>, maka untuk mendaftarkan tanah anda harus<span>  </span><strong>membawa surat tanda pajak tersebut di atas,<span>  </span>Surat Pernyataan Kepala Desa tentang kepemilikan tanah tersebut yang dikuatkan oleh Camat dan surat pernyataan<span>  </span>bahwa tanah tersebut tidak ada sengketa dan tidak sedang dijadikan tanggungan utang</strong>. Kelak dalam proses penerbitan sertfikatnya wajib diumumkan kepada masyarakat luas. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 4.5in;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;">&#8212;000&#8212;</span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/setiawanheru.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/setiawanheru.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/setiawanheru.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/setiawanheru.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/setiawanheru.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/setiawanheru.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/setiawanheru.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/setiawanheru.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/setiawanheru.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/setiawanheru.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/setiawanheru.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/setiawanheru.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=setiawanheru.wordpress.com&blog=3338941&post=38&subd=setiawanheru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/11/hukum/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/setiawanheru-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">setiawanheru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kontrak</title>
		<link>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/23/</link>
		<comments>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/23/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 07:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>setiawanheru</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<category><![CDATA[Hukum Perjanjian]]></category>

		<category><![CDATA[Kontrak]]></category>

		<category><![CDATA[Perjanjian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/23/</guid>
		<description><![CDATA[ANATOMI KONTRAK 
KONTRAK 
Dalam menyusun  sebuah kontrak atau perjanjian, adalah menjadi keharusan bagi para pihak  untuk menyedari sepenuhnya dan mengetahui dengan jelas apa yang  sebenarnya mereka kehendaki  dan syarat-syarat apa yang disepakati  untuk dituangkan dalam kontrak atau perjanjian. Kelihatannya sederhana dan memang seharusnya begitu apabila orang mau membuat kontrak. Namun demikian, kadang kita melupakan hal-hal yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">ANATOMI KONTRAK </span></span></strong></div>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">KONTRAK</span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam menyusun<span>  </span>sebuah kontrak atau perjanjian<a title="kontrak" href="http://www.detik.com" target="_self">,</a> adalah menjadi keharusan bagi para pihak<span>  </span>untuk menyedari sepenuhnya dan mengetahui dengan jelas apa yang<span>  </span>sebenarnya mereka kehendaki<span>  </span>dan syarat-syarat apa yang disepakati<span>  </span>untuk dituangkan dalam kontrak atau perjanjian. Kelihatannya sederhana dan memang seharusnya begitu apabila orang mau membuat kontrak. Namun demikian, kadang kita melupakan hal-hal yang dalam pandangan kita nampak sepele, tapi ternyata kemudian menimbulkan masalah yang cukup membuat repot. </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><br />
<span id="more-23"></span><br />
<span style="font-family:Times New Roman;"><span>Begini, sebelumnya saya ingin bercerita sedikit. Pada sebuah forum rapat yang melibatkan beberapa pihak guna membahas permasalahan pelaksanaan dari sebuah kontrak, <span> </span>ketika rapat sudah berjalan beberapa saat, saya<span>  </span>mendengar salah seorang peserta (dari pihak ketiga), berbisik kepada temannya yang duduk di sebelahnya, kira -kira begini “wah pusing juga nih, selama ini kita kok tidak tahu ada pasal yang mengatur begini“. Lalu saya bertanya kepada yang bersangkutan, “Lho, memang bapak dulu tidak membacanya <span> </span>sebelum kontrak ini ditandatangani?“ Yang bersangkutan menjawab sambil nyengir malu, ’’Ya baca sih pak, tapi tidak detil, saya pikir sama saja dengan kontrak-kontrak yang lain“. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span>Nah, bayangkan, sebuah transaksi dengan nilai yang cukup besar, tapi mereka tidak benar-benar memahami kontrak yang dibuat, tidak memahami apa yang sebenarnya mereka kehendaki atau syarat-syarat apa yang mereka sepakati<span>  </span>untuk dituangkan dalam perjanjian. <span> </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Memang, bagian tersulit dalam menyusun sebuah kontrak adalah bagaimana menterjemahkan apa yang kita kehendaki untuk disepakati dan menuangkannya dalam pasal-pasal atau klausula-klausula kontrak atau perjanjian agar menjadi suatu “bangunan“ kontrak yang rapi, kokoh dan <span> </span>memberi pengertian yang jelas dan terang, yang bebas dari terminologi<span>  </span><span> </span>yang kabur dan dapat diartikan berbeda-beda. </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk itu marilah pada kesempatan ini, <span> </span>kita pelajari bersama, mengenai anatomi sebuah bangunan kontrak, dengan setiap susunan yang mencerminkan hirarki pokok pikiran yang mendasarinya.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span></span></span></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">ANATOMI KONTRAK :</span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk menyusun sebuah kontrak, kita harus tahu “konstruksi“ kontrak tersebut. Ibarat sebuah bangunan kita harus tahu persis bagaimana dan dimana meletakan pondasi, tembok atap, pintu, jendela dan sebagainya. </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Berikut di bawah ini - walaupun tidak selalu harus demikian - secara umum, dari segi materinya, <span> </span>kontrak terbagi atas :</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border-collapse:collapse;border:medium none;margin:auto auto auto 5.4pt;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:27.9pt;background-color:transparent;border:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="37" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">I.</span></span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:#ece9d8;width:405pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" colspan="2" width="540" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">JUDUL</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:14pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:27.9pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:14pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" rowspan="3" width="37" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">II.</span></span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:117pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:14pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" rowspan="3" width="156" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PENDAHULUAN</span></span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:14pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pembuka</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:16pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:16pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Komparisi (Identitas pihak-pihak)</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:13pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:13pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penjelasan/latar belakang kontrak (premis) </span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:10pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:27.9pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:10pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" rowspan="4" width="37" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">III. </span></span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:117pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:10pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" rowspan="4" width="156" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">ISI</span></span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:10pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Definisi /Pengertian (Apabila diperlukan)</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:13pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:13pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Transaksi</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:15pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:15pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketentuan yg sifatnya spesifik</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:18.4pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">§</span><span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketentuan yg sifatnya umum</span></span></span></td>
</tr>
<tr style="height:18.4pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:27.9pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="37" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">IV. </span></span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:117pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="156" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PENUTUP</span></span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></td>
</tr>
<tr style="height:18.4pt;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:windowtext 1pt solid;width:27.9pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="37" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">V. </span></span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:117pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="156" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">LAMPIRAN</span></span></span></td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#ece9d8;border-left:#ece9d8;width:4in;border-bottom:windowtext 1pt solid;height:18.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="384" valign="top"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">(Apabila ada)</span></span></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Penjelasan untuk masing – masing hal tersebut di atas, adalah sebagaimana diuraikan berikut di bawah ini.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span><strong>Judul</strong>, tentu saja suatu judul perjanjian harus mencerminkan apa yang menjadi obyek perjanjian. <span> </span></span><span>Judul perjanjian haruslah disusun dalam kalimat yang lugas, jelas dan singkat.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span>PENDAHULUAN</span></strong><span>, <span> </span>terbagi atas kalimat <strong>Pembuka, Identitas dan <span> </span>Penjelasan, </strong>sebagai berikut :.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pembuka</span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Berisi pembukaan perjanjian, yang biasanya berbunyi,<span>  </span>seperti sebagai berrikut :<span>  </span><strong>“<em>Pada hari ini&#8230;tanggal..,<span>  </span>yang bertandatangan di bawah ini :..</em>”.</strong></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Komparisi / Identitas Para Pihak </span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Bagian ini merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, namun sering kurang mendapatkan porsi sebagaimana yang seharusnya. Pada bagian ini dituliskan identitas para pihak. Apabila perorangan, maka yang wajib ditulis disini minimal adalah : <strong>nama, pekerjaan, alamat yang bersangkutan</strong>. </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Apabila sebuah badan hukum, misalnya Perseroan Tebatas (PT), maka yang berhak tanda tangan disini, adalah adalah yang berhak mewakili, bertindak untuk dan atas nama PT yang besangkutan.<span>  </span>Apabila yang hendak menandatangani kontrak adalah Direkturnya,<span>  </span>maka <strong>harus dicantumkan</strong> dasar kewenangan direktur, sebagaimana terdapat dalam Akta pendirian/Anggaan dasar PT yang bersangkuan, dalam hal ini<span>  </span>perlu dituliskan<span>  </span>nomor dan tanggal <strong>Akta Pendirian</strong>/<strong>Anggaran Dasar PT tersebut. A</strong>pabila yang akan menandatangani kontrak adalah salah seorang manajer atau pejabat di PT tersebut, maka<span>  </span>harus ada <strong>Kuasa.</strong><span>  </span>Mengapa ini penting? Ini penting sebagai antisipasi apabila terjadi hal hal-hal yang tidak kita inginkan di kemudian hari dan kita mengetahui dengan siapa kita bertransaksi, apakah perorangan <span> </span>atau badan hukum.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Premis (Penjelasan/Latar Belakang kontrak)</span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pada bagian ini dijelaskan mengenai latar belakang atau alasan mengapa kontrak tersebut dibuat. Biasanya dituliskan sebagai berikut :<strong></strong></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><strong><em><span><span style="font-family:Times New Roman;">“Para Pihak menerangkan terlebih dahulu, hal-hal sebagai berikut :”</span></span></em></strong><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span><span>a.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span></em></strong><strong><em><span>bahwa&#8230; dst</span></em></strong></span><strong><em><span><span style="font-family:Times New Roman;">“</span></span></em></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Bagian ini juga merupakan bagian<span>  </span>penting dari sebuah kontrak. Bagian ini memberikan informasi hal-hal yang melatar-belakangi dbuatnya suatu kontrak. Dibagian ini silahkan tulisakan secara garis besar kronolgis yang melatarbelakngi perjanjian. </span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"><span>  </span></span></span></strong></p>
<p><strong></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">ISI</span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Selanjutnya, marilah kita masuk pada bagian <strong>ISI,</strong> yang dapat dibagi menjadi <strong>definisi/pengertian, transaksi, spesifik dan<span>  </span>umum</strong>, sebagai berikut di bawah ini.</span></span></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Definisi/Pengertian :</span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pasal ini mengatur<span>   </span>tentang berbagai definisi, istilah, interprestasi dalam kontrak. Memang klausula<span>  </span>ini tidak harus ada pada setiap kontrak, tergantung keperluannya. Klausula ini diperlukan apabila dalam materi pasal-pasal dalam kontrak terdapat berbagai terminologi yang harus dijelaskan, agar tidak mengulang-ulang penulisan pengertian dan istilah tersebut pada pasal-pasal berikutnya.</span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Transaksi </span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pasal ini mengatur<span>  </span>tentang transaksi atau obyek dari kontrak atau perjanjian tersebut. Bagian ini harus kita cermati benar, karena mengenai pokok atau obyek yang diperjanjikan, apakah itu perjanjian jual - beli barang atau <span> </span>jasa, juga kerjasama lainnya.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Sebagai contoh adalah, sebagai berikut :</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em><span>“PIHAK KEDUA bersedia untuk membeli dari<span>  </span>PIHAK PERTAMA, PIHAK PERTAMA bersedia untuk menjual kepada pihak KEDUA, barang berupa&#8230;.dst</span></em></strong><em><span>..“ </span></em></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Ketetuan <span> </span>yg Spesifik</span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pasal ini mengatur hal-hal yang secara khusus hanya dikenal pada transaksi yang bersangkutan<strong>. </strong>Contoh klausula spesifik, misalnya dalam transaksi jual beli barang yang kondisinya sedemikian rupa sehingga memerlukan <span> </span>penanganan khusus dalam pengirimannya, maka proses pengirimannya perlu diatur dalam perjanjian tersebut, seperti : “Penjual wajib menyerahkan barang obyek jual beli sebagaimaa dimaksud pada pasal 1 Perjanjian ini dalam keadaan terbungkus rapat dengan bahan aluminium foil dan &#8230;..“ <strong></strong></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Ketentuan yang sifatnya Umum</span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Adalah pasal-pasal yang mengatur hal-hal yang sifatnya antisipatif dan pada umumnya klausula ini<span>  </span>terdapat pada hampir semua kontrak. Yang termasuk dalam klausula umum, misalnya antara lain , pasal yang mengatur<span>  </span><span>  </span>mengenai <strong>penyelesaian sengketa</strong>, <span> </span><strong>penyampingan Pasal 1266 dan 1267 KUHPerd</strong>, <strong>Pemutusan Perjanjian</strong> <strong>(Termination</strong>), <strong>force majeure/sebab kahar</strong>, <strong>perubahan-perubahan/amandemen</strong>, <strong>kerahasiaan</strong>, <strong>larangan pengalihan pekerjaan</strong>, <strong>pekerjaan tambah kurang</strong> dan lain-lain., <em></em></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Dari beberapa klausula umum tersebut di atas, terdapat beberapa hal yang perlu dijelaskan sedikit disini,, antara lain adalah pasal yang mengatur mengenai p<strong>enyelesaian sengketa, penyampingan Pasal 1266 / 1267 dan pemutusan perjanjian (termination).</strong></span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span></span></span></strong></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"><span>Pada</span></span></span></strong><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> pasal “penyelesaian sengketa“, </span></strong><span><span> </span>biasanya diatur mengenai <span> </span>opsi<strong><span>  </span></strong>untuk menyelesaikan secara musyawarah untuk mufakat dan penyelesaian melalui forum peradilan. Penyelesaian<span>  </span>melalui forum peradilan sesuai keinginan para pihak<span>  </span><span> </span>(<strong><em>Choice Of Forum) </em></strong>dapat meliputi, Pengadilan (dalam/luar negeri), Arbitrase (dalam Luar negeri), Mediasi, dan lain-lain. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span>Kemudian ketentuan mengenai <strong>penyampingan Pasal 1266 dan 1267, </strong>yang<strong> </strong>diatur dengan tujuan agar dalam hal terjadi pemutusan perjanjian sebelum berakhirnya masa berlaku kontrak, tidak<span>  </span>harus melalui<span>  </span>lembaga pengadilan, cukup kesepakatan para pihak atau secara sepihak (hal ini masih mnjadi perdebatan dikalangan ahli hukum, apakah ketentuan Pasal tersebut dapat dikesampingkan atau tidak).</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span>Pemutusan Perjanjian (</span></strong><span>sebelum berakhirnya masa perjanjian)<strong>. </strong>Ketentuan ini diperlukan dalam hal salah satu pihak memandang perlu memutus perjanjian sebelum berakhirnya masa kontrak karena dinilai pihak lainnya tersebut sudah tidak ada itikad baik atau tidak mampu untuk menyelesaikan pekerjaan yang diperjanjikan. Dalam Pasal ini perlu ditegaskan hal-hal yang mennyebabkan pemutusan perjanjian, baik atas kesepakatan para pihak mapun pemutusan secara sepihak. </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">PENUTUP</span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pada bagian ini terdapat kalimat penutup, yang diikuti dengan penempatan kolom tanda tangan. Saya kira bagian ini, termasuk bagian LAMPIRAN, sudah jelas, sehingga tidak perlu dibahas disini.</span></span></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">MATERAI :</span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Hal lain yang juga kerap menjadi pertanyaan adalah materai. Apakah<span>  </span>suatu Kontrak atau Perjanjian harus dibubuhi materai? Apalah seandainya tidak dibubuhi materai, <span> </span>kontrak menjadi tidak sah? Secara singkat dapat saya tulis disini bahwa Materai tidak menentukan sah tidaknya suatu perjanjian,<span>  </span>namun materai merupakan kewajban para pembuat kontrak atau perjanjian kepada negara (semacam pajak).</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Demikian, para pembaca yang budiman,<span>  </span>dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada, akhirnya hanya sampai disini tulisan ini, dengan harapan kiranya tulisan ini dapat memberikan sedikit manfaat. Terima kasih (Setiawanheru).</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                                                  </span><span><span>&#8212;-000&#8212;-</span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/setiawanheru.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/setiawanheru.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/setiawanheru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/setiawanheru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/setiawanheru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/setiawanheru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/setiawanheru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/setiawanheru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/setiawanheru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/setiawanheru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/setiawanheru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/setiawanheru.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=setiawanheru.wordpress.com&blog=3338941&post=23&subd=setiawanheru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/23/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/setiawanheru-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">setiawanheru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Franchise</title>
		<link>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/franchise/</link>
		<comments>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/franchise/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 07:06:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>setiawanheru</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<category><![CDATA[aspek hukum kontrak franchise]]></category>

		<category><![CDATA[contoh kontrak franchise]]></category>

		<category><![CDATA[contoh kontrak lisensi]]></category>

		<category><![CDATA[franchise]]></category>

		<category><![CDATA[kontrak franchise]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setiawanheru.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[SEKILAS  MENGENAI KONTRAK  FRANCHISE

Pengertian : 
Istilah franchise  sudah sering kita dengar. Sebagian besar dari kita, terutama yang  tinggal di daerah perkotaan – bahkan sekarang di daerah-daerah juga sudah banyak bermunculan -  sudah pernah atau  bahkan sering menikmati  produk-produk yang berasal dari kontrak franchise.  Dari beberapa literature, penulis mencoba untuk berbagi dengan pembaca sedikit informasi mengenai Kontrak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>SEKILAS<span>  </span>MENGENAI KONTRAK<span>  </span>FRANCHISE</p>
<div style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:windowtext 1.5pt solid;padding:0 0 1pt;"><strong></strong></div>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pengertian :</span></span><span> </span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Istilah f<em>ranchise<span>  </span></em>sudah sering kita dengar. Sebagian besar dari kita, terutama yang<span>  </span>tinggal di daerah perkotaan – bahkan sekarang di daerah-daerah juga sudah banyak bermunculan -<span>  </span>sudah pernah atau<span>  </span>bahkan sering menikmati<span>  </span>produk-produk yang berasal dari kontrak <em>franchise. </em></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Dari beberapa literature<em>,</em> penulis mencoba untuk berbagi dengan pembaca sedikit informasi mengenai Kontrak F<em>ranchise.</em></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Di Indonesia,<span>  </span>sistem bisnis dengan <em>franchise </em>mulai berkembang sejak tahun<span>  </span>1980<span>  </span>an. Pada saat ini sudah banyak <em>franchise </em>asing yang masuk ke Indonesia, baik dalam perdagangan barang maupun<span>  </span>dan jasa. Selain itu,<span>  </span>pengusaha Indonesia<span>  </span>juga telah<span>  </span>mulai mengembangkan<span>  </span>domestik franchise, seperti Es Teler 77, Salon Rudy Hadisuwarno dan lain-lain.</span></span><em><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em><br />
<span id="more-22"></span><br />
<em></em><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pengertian <em>franchise,</em><span>  </span>dapat dilihat dari 2 (dua) aspek, yaitu aspek hukum dan aspek bisnis.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Berdasarkan pengertian mengenai “Waralaba”<span>  </span>atau <em>“Franchise”</em> sebagaimana tercantum dalam PP No. 16 Tahun 1997 tentang<span>  </span>Waralaba,<span>  </span><strong>Salim H.S, SH, MS</strong>, dalam bukunya, <span> </span>merumuskan definisi<span>  </span><em>franchise</em>, sebagai berikut: <em>Franchise </em>adalah suatu kontrak<span>  </span>yang dibuat antara <em>franchisor<span>  </span>dan franchisee</em>, dengan ketentuan<span>  </span>pihak <em>franchisor</em><span>  </span>memberikan lisensi kepada <em>franchisee</em><span>  </span>untuk menggunakan merek barang atau jasa dalam jangka waktu tertentu<span>  </span>dengan pembayaran sejumlah royalty tertentu kepada<span>    </span><em>franchisor </em>. </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span>Dari aspek bisnis</span></strong><span>,<span>  </span>sebagaimana diungkapkan oleh<span>  </span><strong>Bryce Webster</strong>, <em>franchise</em> adalah<span>  </span>salah satu metode<span>  </span>produksi dan distribusi barang dan jasa kepada konsumen<span>  </span>dengan suatu standar dan system eksploitasi<span>  </span>tertentu,<span>  </span>yang meliputi kesamaan<span>  </span>dan penggunaan nama perusahaan, merek , system produksi, tata cara pengemasan, penyajian da pengedarannya (dalam Buku Salim H.S, SH,MS). </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Kontrak <em>Franchise</em></span></span></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pihak atau subyek<span>  </span>yang terlibat dalam kontrak/perjanjian<span>  </span><em>franchise</em> adalah <em>franchisor dan franchisee. Franchisor adalah </em><span> </span>perusahaan yang memberikan<span>  </span>lisensi, baik berupa paten, merek perdagangan, merek jasa maupun lainnya kepada<span>  </span>franchisee. Sedangkan<span>  </span><em>franchisee </em>adalah<span>  </span>perusahaan yang menerima lisensi dari <em>franchisor.</em> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Kontrak <em>franchise</em><span>  </span>memiliki masa berlaku tertentu – biasanya 5 (lima) tahun - dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan<span>  </span>pijhak-pihak dengan pembayaran fee kembali.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam kontrak <em>franchise</em>, terdapat dua substansi, yaitu kontrak lisensi dan kontrak distribusi. Adanya pemberian ijin<span>  </span>penggunaan Hak Kekayaan Intelektual<span>  </span>atau <em>know-how</em> lainnya kepada pihak lainnya untuk menggunakan merek atau prosedur tertentu merupakan unsur perjanjian lisensi. Sedangkan dengan adanya quality control<span>  </span>dari <em>franchisor</em> <span> </span>terhadap produk-produk<span>  </span>pemegang lisensi yang harus sama dengan produk-produk lisensor, merupakan bentuk distributor <em>franchisor.</em><span>  </span></span></span><em><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p><em></em><span><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam kontrak <em>franchise,</em><span>  </span>kewajiban dari <em>franchisor</em> adalah<span>  </span>menyerahkan lisensi kepada<span>  </span>pihak <em>franchisee</em>. </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pada umumnya dalam kontrak <em>franchise </em>diatur kewajiban-kewajiban pemegang <em>franchis</em>e, sebagai berikut :</span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Wajib membayar sejumlah royalty untuk penggunaan merek dagang dan proses pembuatan<span>  </span>produk yang besarnya ditetapkan berdasarkan perjanjian. Royalty dapat ditentukan berdasarkan prosentasi<span>  </span>keuntungan juga berdasarkan unit jumlah usahanya.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pemegang <em>franchise/franchisee</em> harus mendesain sedemikian rupa<span>  </span>sehingga mirip dengan desain produk <em>franchisor.</em> Demikian juga dengan menajemennya. Dalam hal ini, sering <em>franchisor</em> memberikan asistensi dalam manajemen, yang tentunya akan dikenakan fee ssistensi tersendiri.<span>  </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam pembuatan produknya, <span> </span>sering terjadi diwajibkan kepada pemegang<span>  </span>franchise<span>  </span>untuk membeli<span>  </span>bahan-bahan dari pemasok yang ditunjuk <em>franchisor.</em></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Mengijinkan pihak <em>franchisor </em>untuk melakukan audit terhadap keuangan<span>  </span>pemegang <em>franchise/franchisee.</em></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Semua hal tersebut di atas,<span>  </span>wajib dilakukan dengan alasan <em>quality control. </em><span> </span>Namun dilain pihak, <span> </span>dalam kontrak <em>franchise</em> ini<span>  </span>diharapkan terjadi alih teknologi antara <em>licensor/franchisor</em> kepada <em>lisensce/franchisee</em>.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">Secara umum yang menjadi hak <em>franchisee </em>adalah, sebagai berikut:</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Logo merek dagang (<em>trade mark</em>), nama dagang (<em>trade name</em>) dan nama baik (<em>good will</em>) yang terkait dengan mereka atau<span>  </span>nama tersebut.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Format atau pola usaha, yaitu suatu sistem usaha yang terekam dalam bentuk buku pegangan manual, yang sebagian isinya termasuk rahasia usaha.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Pada kasus tertentu,<span>  </span><span> </span>terdapat juga rumus, resep, desain dan program khusus.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:'Times New Roman';">                   </span></span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Hak Cipta atas sebagian dari hal di atas. </span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Menurut <strong>Brice Webster</strong> – sebagaimana penulis ambil dari buku karangan<span>   </span>Salim H.S, SH, MS<em>,<span>   </span>franchise</em> dapat digolongkan menjadi tiga macam, yaitu :</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><strong><em><span>Product Franchise.</span></em></strong><span> Disini<span>  </span>penerima franchise hanya<span>  </span>bertindak sebagai distributor dari produk <em>franchisor,</em> seringkali diberi hak ekslusif untuk<span>  </span>memasarkan produk tersebut disatu wilayah tertentu. </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span>2.</span></span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><strong><em><span>Manufacturing<span>  </span>Franchise. F</span></em></strong><em><span>ranchisor </span></em><span>memberikan <em>know - how </em>dari suatu proses produksi. <em>Franchise </em><span> </span>memasarkan barang-barang<span>   </span>itu dengan standard produksi dan merek yang sama dengan dimiliki <em>franchisor.</em> Contoh <em>franchise</em> model ini adalah<span>  </span>produk minuman soft drink sperti<span>  </span>Coca Cola, Fanta, <span> </span>Pepsi dan lain-lain.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><strong><em><span>Bussines format franchising. F</span></em></strong><em><span>ranchisee </span></em><span>mengoperasikan<span>  </span>bisnisnya dengan memakai nama <em>franchisor.</em> <em>Franchisee d</em>iakui<span>  </span>sebagai anggota kelompok bisnis ini dan sebagai imbalan atas pemakaian nama tersebut, maka<span>  </span><em>franchisee</em> harus<span>  </span>mengikuti metode-metode<span>  </span>standar pengoperasian<span>  </span>dan berada di bawah pengawasan<span>  </span><em>franchisor, </em>dalam hal bahan-bahan yang digunakan, pilihan tempat usaha, desain tempat usaha, jam penjualan, persyaratan karyawan dan lain-lain. Contoh:<strong> Mc. Donald, Dunkin Donat, Pizza Hut </strong>dan lain-lain.</span></span><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p><strong></strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Selain ketiga bentuk di atas, sudah berkembang juga di Indonesia<span>  </span><em>group trading franchise</em>, yang menunjuk pada<span>  </span>pemberian hak toko grosir maupun pengecer. <span> </span>Seperti Indomart, Cerefour dan lain-lain. </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">                                                                           </span></span></p>
<p><span><span style="font-family:Times New Roman;">                                                                       &#8212;000&#8212; </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/setiawanheru.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/setiawanheru.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/setiawanheru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/setiawanheru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/setiawanheru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/setiawanheru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/setiawanheru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/setiawanheru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/setiawanheru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/setiawanheru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/setiawanheru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/setiawanheru.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=setiawanheru.wordpress.com&blog=3338941&post=22&subd=setiawanheru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setiawanheru.wordpress.com/2008/04/04/franchise/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/setiawanheru-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">setiawanheru</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>